back then
Memandangi langitku. Ku tahu pasti
semua tidak akan sama. Dan ku tahu pasti aku terlambat untuk sekedar
menyadarinya bahwa akan datang malam seperti ini. Malam di mana kau
mempertanyakan tentang keadilan Tuhan akan hidupmu, malam saat kau menyadari
betul bahwa teman dekat mu jauh lebih beruntung dari pada kamu, malam saat kau
akhirnya harus memutuskan untuk berhenti melakukan kesalahan bodoh dan berhenti
membuang waktumu.
Berhentilah menyanjungku maka aku
akan berhenti berpikir tentang apa yang belum tentu aku dapatkan. Aku hanya
perlu memikirkan cara ku mendapatkannya bukan apa yang akan aku dapat. Maka
tolong.. aku mohon, berhenti berharap kepadaku seakan aku sudah berhasil
meraihnya, berhentilah berkata betapa hebatnya aku saat kau tidak dapat melihat
orang lain yang dapat kau sebut hebat.
Aku tahu, aku hanya terlalu takut
untuk mengatakan yang sebenarnya. Aku hanya sedang mencari kesempatan yang jauh
lebih baik karna aku memiliki penggantinya, jika aku punya. Bantu aku Tuhan,
aku meminta petunujuk-Mu. Bantulah aku untuk tetap mengingat cita-citaku. Bantulah aku untuk tetap besyukur atas semua yang tidak aku kehendaki, karena semua ini tidak mudah. Kau membuat ku terus berputar, terus berevolusi, terus belajar.
Tidak ada jalan lain selain terus
berjuang di sini. Hanya ini yang akan membuatku dapat bertahan di kaki ku
sendiri. Di jalanku. Tepat pada pilihanku. Hanya ini satu-satunya yang dapat
meyakinkan mereka untuk berhenti memaksakan kehendak mereka. Karena ini jalan
yang aku pilih. Jalan yang aku tetapkan sendiri sebagai garis takdirku. aku tidak akan membuat mereka kecewa untuk yang kesekian kali.
iken, i-can!!
Post a Comment